Published On: Jumat, 03 Agustus 2012 | 11:49

10 Pemain Bola Yang 'Lembut' Di Lapangan

10 Pemain Bola Yang 'Lembut' Di Lapangan
Sergio Busquets dailymail.co.uk
Share this story:
Share

Bola.net -  Jaman selalu berubah dan kewajiban manusia adalah beradaptasi dengan lingkungannya. Begitu juga dengan dunia sepakbola. Dalam sepakbola modern, segala hal dilakukan untuk meraih kemenangan.

 

Dengan metode llatihan yang semakin berkembang, kian hari seorang striker berlari kian kencang. Hal ini menjadikan tugas penjaga pertahanan semakin berat. Mereka akan melakukan apa yang mereka anggap benar supaya tidak kecolongan gol. Beberapa pemain cerdik akan memanfaatkan hal ini untuk keuntungan mereka, diving salah satunya. Sementara yang lainnya benar-benar terkapar karena cedera walau kontak yang terjadi tidak begitu parah.

 

Berikut adalah beberapa pemain yang mudah terjatuh ketika berhadapan dengan tekel lawan.

 

1. Marcelo (Real Madrid)

 

Walaupun memiliki segudang kemampuan, Marcelo memiliki kelemahan. Ia gampang terjatuh dan selalu mencari jalan termudah untuk mengatasi rintangan.

 

Ia juga terkenal dengan reputasinya dalam memalsukan cedera. Seringkali divingnya mempengaruhi keputusan wasit yang merugikan pihak lawan.

 

2. Theo Walcott (Arsenal)

 

Theo Walcott pernah mengakui bahwa dia juga seorang diver. Namun setidaknya ia mengakui kesalahannya itu dan meminta maaf. Tetapi, penikmat setia Arsenal pasti mengetahui bahwa Walcott tidak hanya lihai melakukan diving, ia juga hobi mengomel di dalam lapangan.

 

Kadang kala kita melihat bagaimana seorang Walcott kehilangan bola walaupun tidak ada lawan di dekatnya. Kemudian dia akan meneriaki temannya seakan hal itu bukan kesalahannya.

 

3. Ashley Young (Manchester United)

 

Di musim kemarin, Ashley Young terlibat dalam beberapa insiden diving.

 

Diving-nya yang paling kentara adalah ketika United menjamu QPR di Old Trafford. Tiba-tiba saja Young terjatuh di petak penalti hanya karena sedikit senggolan dengan Shaun Derry. Parahnya, wasit terpengaruh dan Derry langsung mendapatkan kartu merah.

 

4. Gareth Bale (Tottenham Hotspur)

 

Gareth Bale memang tukang diver, tapi ia kurang baik dalam berakting terjatuh daripada pemain-pemain lainnya. Buktinya, dia adalah pemain yang paling sering kena kartu kuning karena diving di musim lalu.

 

Hal ini menandakan bahwa terjatuh tanpa disentuh adalah tugasnya di lapangan daripada benar-benar melakukan kontak kaki dengan pemain lawan. Bale seringkali meluapkan kekecewaannya ketika usahanya tidak dihiraukan wasit.

 

Sangat disayangkan bila diving memang bagian dari permainan Bale, sangat kontras dengan tubuhnya yang tinggi besar, yang seharusnya bisa dia pakai untuk menerjang tekel lawan.

 

5. Robin van Persie (Arsenal)

 

Robin van Persie adalah penyerang menakutkan dan jarang sekali melakukan diving. Yang membuat dia terlihat 'lembut' adalah tubuhnya yang rentan dengan cedera. Kondisi inilah yang membuat dirinya tidak bisa bermain maksimal untuk Arsenal.

 

Ketika van Persie tidak cedera, ia menjadi momok yang menakuti setiap pertahanan lawan. Tengoklah permainan van Persie musim lalu. Ia bebas cedera dan mampu menjadi top skor Premier League dengan 30 gol.

 

6. Dani Alves (Barcelona)

 

Bagi pembenci Barcelona, Dani Alves berada dalam urutan pertama daftar pemain yang tidak mereka sukai. Wajar bila Dani Alves dibenci. Divingnya selalu merugikan lawan dan wasit seakan tidak berdaya untuk menghukumnya.

 

Insiden yang paling diingat adalah ketika Pepe mendapatkan kartu merah akibat akting Dani Alves dalam sebuah laga El Clasico. Robin van Persie juga pernah menjadi korban kelihaian Alves. Striker asal Belanda ini mendapatkan kartu merah dari wasit setelah Dani Alves mencengkeram leher van Persie.

 

Perhatikan bila Alves menguasai bola dan menusuk pertahanan lawan. Jika bola berhasil direbut, itulah saat yang tepat baginya untuk melakukan diving.

 

7. Angel di Maria (Real Madrid)

 

Meskipun ber-skill tinggi, Angel di Maria dianggap sebagai pemain yang dengan mudah dijatuhkan. Bukan karena tekel, melainkan keinginannya sendiri.

 

Di Maria bahkan tidak sungkan-sungkan untuk menabrakkan dirinya ke badan lawan supaya hilang keseimbangan, terjatuh, dan mendapatkan tendangan bebas.

 

Walau kadang kala terperangkap oleh ulahnya sendiri dan dikartu kuning wasit, di Maria tidak pernah jera untuk melakukan diving.

 

8. Neymar (Santos)

 

Permainannya memang jarang dilihat oleh publik Indonesia, namun kita bisa menemukan banyak bukti kenakalannya di situs Youtube.

 

Neymar seringkali menjatuhkan dirinya di setiap kompetisi yang ia ikuti. Kadang aksinya membuat wasit mengeluarkan kartu kuning untuk lawan, kadang pula ia tidak dihiraukan.

 

Talenta muda Brasil ini juga seringkali terjatuh dan mengerang kesakitan, namun bangkit dan kembali berlari hanya dalam beberapa saat saja.

 

9. Sergio Busquets (Barcelona)

 

Seringkali kita dibuat heran oleh Sergio Busquets. Dengan perawakan yang tinggi menjulang, ia malah sering kalah duel dengan lawan.

 

Ia memiliki banyak variasi akting diving. Mengerang sambil memegangi kaki, menutupi wajahnya, atau memegangi kepalanya.

 

Strategi ini seringkali manjur mempengaruhi wasit, namun pernah juga gagal. Mungkin Busquets memerlukan variasi diving yang lain supaya lebih sukses menjalankan perannya.

 

10. Cristiano Ronaldo (Real Madrid)

 

Tidak bisa dipungkiri, Cristiano Ronaldo adalah bintang sekaligus musuh besar dalam dunia sepakbola modern.

 

Hampir setiap kali Ronaldo kehilangan bola, hampir setiap waktu itu pula ia terjatuh dan memperlihatkan gestur kemarahannya kepada wasit.

 

Dengan perawakan yang tinggi, kuat, dan penuh tenaga seperti Ronaldo, seharusnya tidak wajar bila kapten Portugal ini terjatuh  ketika kalah adu badan.

 

Dengan reputasi besarnya, tidak mudah bagi orang awam untuk menerima hal ini begitu saja. Penggemar beratnya pasti akan berusaha memaklumi idola mereka, sedangkan yang tidak suka akan mencoba memberikan penjelasan, mengapa Cristiano Ronaldo patut dibenci.

  (blr/xpi)

BACA ARTIKEL SELANJUTNYA

Close