Published On: Kamis, 25 April 2013 | 14:49

Ketum PSSI Dukung Sanksi Untuk Pieter Rumaropen

Ketum PSSI Dukung Sanksi Untuk Pieter Rumaropen
Pieter Romaropen. Fajar Rahman
Share this story:
Share

Bola.net - Akibat ulahnya menonjok wajah wasit, penyerang Persiwa Wamena, Edison Pieter Romaropen, diganjar hukuman larangan bermain sepakbola seumur hidup yang diberikan Komisi Disiplin (Komdis) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).


Keputusan Komdis tersebut mendapat respon positif dari Ketua Umum PSSI, Djohar Husin. Djohar mengaku sepakat, agar tindakan serupa tidak kembali terulang dalam pentas sepakbola nasional.


"Pemain-pemain lainnya, harus mengambil pelajaran berharga dari kejadian tersebut. Hukuman yang diberikan, harus bisa memberikan efek jera," tuturnya.


Kejadian tersebut, berlangsung ketika Persiwa dikalahkan Pelita Bandung Raya (PBR) dengan skor 2-1, dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012/2013, di Stadion Siliwangi, Bandung, Jawa Barat, Minggu (21/4).


Pada menit ke-79, wasit Muhaimin memutuskan menghadiahkan penalti kepada PBR setelah bek Nova Aryanto ditakling Ok Jhon.


Keputusan tersebut, lantas diprotes pemain Persiwa yang menganggap Ok Jhon melakukan takling bersih sebelum dilanggar kaki Nova. Dalam aksi tersebut, Pieter Romaropen melakukan pukulan ke arah mulut wasit Muhaimin hingga berdarah.


Namun, Pieter sempat memberikan penjelasan mengenai peristiwa tersebut. "Saya tidak berniat memukul wasit. Saya hanya berusaha menarik wasit untuk berdiskusi, tapi tangan saya malah mengenai wajahnya," ucapnya. "Selain itu, rekan saya melakukan tekel bersih kepada Nova Aryanto. Sehingga, tidak seharusnya kami mendapatkan penalti," terang Pieter. (bln/sug)

BACA ARTIKEL SELANJUTNYA

Close